METEOR: Apa dan Bagaimana?
Beberapa waktu ini, di tanah air terjadi dua kali kejadian yang diduga sebagai peristiwa jatuhnya meteor. Pertama terjadi di daerah Duren Sawit Jaktim pada 29 April 2010 yang lalu, dan yang kedua meteor diduga jatuh di wilayah pegunungan Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (2/5) malam.
Pertanyaannya: Apa sebenaarnya meteor itu? Dari mana datangnya? dan bagaimana mensikapinya?
Pada keadaan normal, fenomena meteor bukanlah barang yang menakutkan, justru seringkali ditunggu-tunggu orang karena keindahannya. Langit menjadi tampak indah dan dinamis terutama ketika sedang terjadi hujan meteor.
“Dalang” bagi munculnya fenomena Meteor adalah satu benda langit yang bernama Meteorida. Meteorida merupakan benda-benda kecil yang mengelilingi matahari, keberadaannya baru diketahui ketika benda tersebut memasuki atmosfir bumi dan memanas karena gesekan. Uap bercahaya yang dihasilkan nampak seperti bintang yang bergerak (jatuh) di langit, gejala inilah yang kemudian dikenal sebagai fenomena meteor. Jadi meteor lebih merupakan peristiwa, bukan benda. Tepatnya peristiwa terbakarnya batu-batu dari langit akibat gesekan dengan molekul atmosfer.
Berdasarkan asal-usulnya, meteor dibedakan menjadi tiga jenis, yakni:
- Meteorid Asteroidal/keplanetan: Berasal dari pecahan asteroida, orbit elips dengan periode pendek, terjadinya sewaktu-waktu atau sporadis (tidak memiliki pola periode tertentu). Asteroida adalah planet kecil/minor dengan ukuran hanya beberapa km, paling banyak dijumpai antara orbit mars dan jupiter. Jika benda-benda kecil ini terjebak masuk dalam atmosfer bumi, maka benda tersebut akan terbakar (karena bergesekan dengan atmosfir) dan memunculkan fenomena meteor.
- Meteorid Kekometan: Berasal dari hancuran komet dengan orbit elips yang sangat pipih dan sering berimpit dengan orbit bekas komet tertentu. Bila bumi memotong orbit kelompok meteorid ini akan terjadi hujan meteor. Hal ini karena jumlah meteorida yang begitu banyak. Meteor jenis ini dapat diprediksi kemunculanya.
- Meteorid Parabolis: Benda kecil yang asal mulanya belum diketahui, tetapi masuk anggota tata surya. Orbitnya mungkin terganggu oleh planet lain, sehingga masuk dalam atmosfir bumi, terbakar dan jadilah fenomena meteor.



wah indah sekali yaaaaaaaaaaaa,,,
eh, kalo blh tahu terangin dong penyebab meteor yang jatuh ke bumi ada yang terbakar dan ada yang ngga???
meteor,,,tuh bukanya ”PANAS” atau sebagainya. jadi meteor merupakan hasilan dari apa,, mungkinkah -bebatuan
-gesekan
-harvina
-dll
pa??
kalo bnda yang jatuh k bumi menalami gesekan kuat dan terbakar,,,knapa apollo tidak terbakar,,bahkan mulus lagi kmbali k bumi,waduh heran jg ya
meteor tampak bercahaya ketika memasuki bumi, apa yang menyebabkan hal tsb bs terjadi??? sy btuh jwaban skrg!!!
Ya karena batunya bergesekan dengan molekul udara, lalu batunya memanas bahkan hingga terbakar, maka meteor jadi tampak bercahaya…
kenapa cih meteor itu bisa terbakar ??? apa hanya karna gesekan itu ajha ??? terangin lebih detail dong,,,
makasiiihhh BGT infox…kbetulan sya ada tgas sains…
“…keberadaannya baru diketahui ketika benda tersebut memasuki atmosfir bumi dan memanas karena gesekan.”
Guru SD gw juga dulu ngajarin gitu. Tapi di TV tadi malem dibilang itu adalah mitos, bukan karena gesekan, tapi karena tekanan hentakan (P = ρv^2) tekanan ini yang bikin panas meteorid.
jika gempa mempengaruhi kecepatan rotasi,
apakah meteor ketika menembus atmosfer juga mempengaruhi rotasi?
trimakasih saya mendapat ilmu lebih tentang astronomi selain di kelas bapak.
Apakah meteor mempunyai dampak negatif bagi kita penghuni bumi ini ? ,,,,,,,,,,,,,, bila tidak, mengapa anggapan sebagian besar orang bahwa meteor itu adalah salah satu benda atmosfir yang memanas dan bergesekan dengan molekul – molekul atmosfir sehingga membentuk semacam bola api. Bagaimana menurut tanggapan pak SABAR NUROHMAN tentang hal ini. Wassalam ,,,,,,,,
Ya…bisa saja meteor berbahaya bagi penduduk bumi, jika batu meteorida cukup besar, dan atmosfer tidak mampu membakar habis seluruhnya…maka ia akan sampai di permukaan bumi dan menumbuk apa yang ada…BOOOM…kira-kira akan seperti ada boom kejadiannya..semoga kita terlindung dari bahaya seperti itu….
wuiiiih, saya yakin seyakin-yakinnya, manusia ini tidak hidup sendiri di alam semesta. Soal meteor, pernah ada yang jatuh di lereng gunung Sumbing Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Ada saksinya yang masih hidup dan waktu jatuhnya diketahui. Ada bekas lokasinya, Proses jatuhnya juga disaksikan banyak orang. Selama ini meteor yang tahuh di bumi kan cuma hasil penelitian dan dugaan-dugaan saja. di Temanggung, sekarang tersimpan meteorit sekepalan tinju orang dewasa. Salam.
Sebenarnya tidak ada hubungan antara meteor dengan kehidupan lain selain manusia di luar angkasa…karena meteor hanya bongkahan batu luar angkasa yang jatuh karena tarikan gravitasi bumi…bukan hanya di temanggung…sejauh ini banyak ditemukan meteor jatuh sampai permukaan bumi…setidaknya di tahun 2010 ada dua tempat di Indonesia yang dijatuhi meteor, Duren Sawit (Jaktim) dan BIma (NTB)
subhanalloh
wuiiihhhhh,,,,,,,,,,
kpan ea bsa nglyatx scra lnsung,,,,,,,,,,,,,